BAHASA
INGGRIS DI ERA REVOLUSI
INDUSTRI
4.0 DAN KAITANNYA DENGAN TIK
Shifa
Tri Andani
Program
Studi Sastra Inggris, Fakultas bisnis dan Bahasa
Universitas
Pesantren Tinggi Darul Ulum
Kompleks
PP darul Ulum, Jl. KH. Moh. As’ad, Jl. KH. Umar Tamim, Jl. Rejoso, Peterongan,
Kec. Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur 61481
Abstrak
Revolusi Industri
4.0 merupakan fenomena yang mengkolaborasikan teknologi cyber dan teknologi
otomatisasi. Konsep penerapannya berpusat pada konsep otomatisasi yang
dilakukan oleh teknologi tanpa memerlukan tenaga kerja manusia dalam proses
pengaplikasiannya. Praktisi Human Resource yang kini bekerja di salah satu
fintech company di Indonesia, Krisna Parapat, mengatakan, meski tidak berdampak
langsung ke pendapatan, kemampuan berbahasa Inggris yang baik dapat memudahkan
para angkatan kerja untuk meniti karir lebih gemilang di era Industry 4.0. Lewat
kemampuan ini mereka juga bisa meraih lebih banyak peluang karir di perusahaan
multinasional dan startup. Bahas Inggris saat ini digunakan oleh 1.75 miliar
orang di seluruh dunia. Selain itu, juga kini makin banyak multinational
company menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi utama dalam
menjalankan bisnis demi membangun komunikasi yang kuat antar tim di berbagai
negara. Jika kemampuan berbahasa Inggris tidak memadai, milenial akan sulit
bersaing di peta persaingan kerja.
Kata
kunci : artikel; sastra inggris di era
revolusi industri 4.0 dalam bidang TIK
PENDAHULUAN
Pada dunia kerja,
bahasa inggris banyak diterapkan sebagai bahasa utama dalam komunikasi di era
revolusi industri 4.0. karena bahasa inggris selalu digunakan sebagai bahasa
utama dalam sistem digital industri yang berjalan pada era sekarang. Oleh
karenanya, saya menulis jurnal ini selain untuk meneliti guna memenuhi tugas
ujian akhir semester mata kuliah teknologi informasi dan komunikasi, juga untuk
mencari poin kejelasan dari pentingnya peran bahasa inggris di era revolusi
industri dan kaitannya dengan TIK itu sendiri.
PENGERTIAN
BAHASA INGGRIS
Bahasa Inggris adalah bahasa Jermanik yang
pertama kali dituturkan di Inggris pada Abad
Pertengahan Awal dan saat ini merupakan bahasa
yang paling umum digunakan di seluruh dunia.[4] Bahasa
Inggris dituturkan sebagai bahasa pertama oleh mayoritas penduduk di berbagai
negara, termasuk Britania
Raya, Irlandia, Amerika
Serikat, Kanada, Australia, Selandia
Baru, dan sejumlah negara-negara Karibia;
serta menjadi bahasa
resmi di hampir
60 negara berdaulat. Bahasa Inggris adalah bahasa ibu
ketiga yang paling banyak dituturkan di seluruh dunia, setelah bahasa
Mandarin dan bahasa
Spanyol.[5] Bahasa
Inggris juga digunakan sebagai bahasa kedua dan bahasa
resmi oleh Uni
Eropa, Negara Persemakmuran,
dan Perserikatan Bangsa-Bangsa,
serta beragam organisasi lainnya.
Bahasa Inggris
berkembang pertama kali di Kerajaan
Anglo-Saxon Inggris dan di wilayah yang saat
ini membentuk Skotlandia tenggara.
Setelah meluasnya pengaruh Britania Raya pada
abad ke-17 dan ke-20 melalui Imperium Britania,
bahasa Inggris tersebar
luas di seluruh dunia.[6][7][8] Di
samping itu, luasnya penggunaan bahasa Inggris juga disebabkan oleh penyebaran
kebudayaan dan teknologi Amerika Serikat yang
mendominasi di sepanjang abad ke-20.[9] Hal-hal
tersebut telah menyebabkan bahasa Inggris saat ini menjadi bahasa
utama dan secara tidak resmi (de
facto) dianggap sebagai lingua
franca di berbagai belahan dunia.
Bahasa inggris
sekarang ini terasa sebagai bagian dari kehidupan generasi Y sehari-hari, yang
mau atau tidak, melingkupi berbagai aspek kehidupan. Tuntutan kehidupan, bisa
kita bilang. Hidup terkadang sekeras itu. Jika kita tidak mau berkembang atau
berusaha menambah kapasitas dan kualitas diri, termasuk kemampuan bahasa
inggris, kita bisa tertinggal. Bagaimana kamu tidak mau mengembangkan kemampuan
bahasa inggrismu, kalau buku materi kuliah, presentasi dan video materi
kuliahmu berbahasa inggris? Seminar dalam bahasa inggris. Membuat makalah dalam
bahasa inggris. Itu merupakan contoh yang relatif masih lunaknya. Mungkin
terdapat contoh lain yang jauh lebih ekstrim di kehidupan.
ERA
REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DAN KAITANNYA DENGAN TIK
Revolusi Industri
4.0 merupakan fenomena yang mengkolaborasikan teknologi cyber dan teknologi
otomatisasi. Konsep penerapannya berpusat pada konsep otomatisasi yang
dilakukan oleh teknologi tanpa memerlukan tenaga kerja manusia dalam proses
pengaplikasiannya.
Dengan demikian
tingkat efektifitas dan efisiensi waktu bisa meningkat. Dimana waktu merupakan
hal vital dalam dunia industri. Disamping manfaat revolusi industri 4.0
terhadap bidang prindustrian, manfaat teknologi juga bisa dirasakan oleh semua
orang. Saat ini akses informasi sangat mudah dan bisa dilakukan kapan dan di
mana saja dengan adanya jaringan internet.
Pemanfaatan
teknologi merupakan dasar dari masing-masing revolusi industri. Dampak era
revolusi industri 4.0 adalah teknologi digital yang digunakan memungkinkan
terjadinya interkoneksi antara mesin fisik dengan sistem produksi. Terdapat
beberapa teknologi yang menjadi unsur utama terhadap pengembangan industri
konvensional menuju industri digital.
Internet
of Things (IoT)
Internet of Thing
merupakan konsep dimana suatu alat fisik atau mesin yang terkoneksi dengan
jaringan internet. Sehingga mampu mentransfer data tanpa memerlukan bantuan
manusia.
Big
Data
Big Data merupakan
istilah untuk mendeskripsikan volume informasi yang besar, baik yang terstruktur
maupun informasi tidak terstruktur. Data atau informasi tersebut bisa disusun,
diolah, dianalisa, dan disimpan. Big Data sudah dimanfaatkan dalam berbagai
jenis bisnis serta mampu membantu dalam menentukan arah dalam bisnis.
Argumented
Reality
Argumented Reality
(AR), meruoakan teknologi yang mengkolaborasikan benda maya baik dua atau tiga
dimensi ke dalam sebuah lingkup nyata tiga dimensi kemudian memproyeksikannya
dalam waktu nyata.
Cyber
Security
Cyber security
adalah aktifitas meningkatkan keamankan informasi untuk mencegah adanya
cyberattack. Cyberattack merupakan aktifitas disengaja yang menargetkan sistem
informasi untuk merusak, mengubah atau mencuri ketersedian informasi,
integritas (integrity), dan kerahasiaan (confidentiality).
Artifical
Intelegence
Artificial
intelegence merupakan teknologi komputer yang memungkinkan mesin yang memiliki
kecerdasan mirip manusia. Mulai dari melaksanakan tugas serta mengambil
keputusan dengan tepat tanpa bantuan manusia. Artificial intelegence mampu
mempelajari dan menganalisis data secara berkesinambungan. Kemampuan
memprediksinya akan semakin baik apabila data yang diterima semakin banyak.
Addictive
Manufacturing
Additive
manufacturing (AM) adalah teknologi percetakan 3D yang digunakan oleh industri
manufaktur. Tidak hanya sebagai printer 3D, namun juga direct digital
manufacturing dan rapid prototyping. Di era yang serba digital ini, design
berbentuk digital bisa d wujudkan menjadi produk nyata menggunakan kmputer dan
software khusus AM. Ukuran dan bentuk yang dihasilkanpun sama, sesuai gambar
desain yang dibuat.
Integrated
System
integrated system
adalah serangkaian proses yang menghubungkan sistem komputer dan software
secara fisik dan fungsional. integrated system ini akan menyatukan antar
komponen sub sistem dalam sebuah sistem agar setiap bagiannya bisa berfungsi
layaknya kesatuan sistem.
Cloud
Computing
Cloud Computing
(komputasi awan) merupakan teknologi yang menggunakan internet sebagai pusat
pengelolaan, penyimpan data dan aplikasi. Teknologi ini memungkinkan para
pengguna memperoleh hak untuk mengakses atau menjalankan program melalui
komputer dan jaringan internet tanpa instalasi.
PERAN
BAHASA INGGRIS PADA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DAN KAITANNYA DENGAN TIK
Praktisi Human
Resource yang kini bekerja di salah satu fintech company di Indonesia, Krisna
Parapat, mengatakan, meski tidak berdampak langsung ke pendapatan, kemampuan
berbahasa Inggris yang baik dapat memudahkan para angkatan kerja untuk meniti
karir lebih gemilang di era Industry 4.0. Lewat kemampuan ini mereka juga bisa
meraih lebih banyak peluang karir di perusahaan multinasional dan startup. Bahas
Inggris saat ini digunakan oleh 1.75 miliar orang di seluruh dunia. Selain itu,
juga kini makin banyak multinational company menggunakan bahasa Inggris sebagai
alat komunikasi utama dalam menjalankan bisnis demi membangun komunikasi yang
kuat antar tim di berbagai negara. Jika kemampuan berbahasa Inggris tidak
memadai, milenial akan sulit bersaing di peta persaingan kerja.
sudah merambah ke dalam
berbagai mata pelajaran termasuk mata pelajaran bahasa Inggris. Hal ini
membantu kita sebagai pengajar untuk mempermudah menyampaikan materi
pelajaran supaya siswa bisa memahami
pelajaran dengan cepat dan menyenangkan. Dengan adanya perkembangan teknologi
informasi guru bisa membuat media
pembelajaran yang bervariasi sehingga siswa dapat mempelajari bahasa Inggris
dengan mudah dan menyenangkan sehingga akhirnya mereka tidak lagi menganggap bahwa pelajaran bahasa Inggris ini
adalah mata pelajaran yang sulit dan menakutkan.
Saat ini
pembelajaran bahasa Inggris menjadi sangat variatif berkat adanya teknologi
tersebut. Dengan bentuk yang bervariasi ini, membuat para siswa lebih semangat
dalam belajar bahasa Inggris
Sangat banyak
peran teknologi informasi dalam pembelajaran bahasa Inggris. Manfaat-manfaat
ini dapat diraskan baik bagi guru maupun siswa dalam berbagai aspek, misalnya
untuk mencari tugas, mencari referensi dan masih banyak lagi. Dibandingkan
dengan membeli buku atau majalah asli, penelusuran informasi melalui internet
jauh lebih murah. Apalagi pada saat ini banyak situs yang menyediakan jasa
informasi secara cuma-cuma, kita tinggal mendownload atau mencetak file naskah
yang kita butuhkan. Hal ini menambah sumber informasi yang lebih baik.
Bagi guru
perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat dewasa ini telah
memberikan alternatif pemecahan masalah dalam mengatasi kesulitan sumber bahan
ajar. Internet menyediakan solusi bagi guru dalam membuat persiapan
pembelajaran yang berbasis TIK. Guru tinggal mengakses dan berselancar di
internet untuk mencari dan menemukan materi yang dibutuhkan sebagai bahan ajar
di kelas.
Dari uraian dia
atas terlihat bahwa pendidikan saat ini tidak bisa dilepaskan dari perkembangan
teknologi informasi. TI bukan lagi bahan asing dalam dunia pendidikan tetapi
sudah menjadi penting dan sangat mendukung dalam dunia pendidikan
Perkembangan
teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat telah merambah berbagai
aspek kehidupan manusia, termasuk menyentuh dunia pendidikan. Karena itu,
sekolah dan guru tidak dapat mengelak dari trend ini hanya karena persolan
anggaran ataupun persoalan keterbatasan akses dan wawasan.
Pemanfaatan
teknologi informasi dan komunikasi dalam kegiatan pembelajaran perlu diusahakan
oleh guru sesuai dengan kemampuan masing-masing sekolah dan guru yang
bersangkutan. Pelatihan internet dan aplikasi tertentu seperti microsoft office
khususnya powerpoint atau aplikasi membuat animasi penting dilakukan untuk para
guru di setiap sekolah agar mampu melaksanakan pembelajaran berbasis TIK.
Akhirnya sebagai
pengajar bahasa Inggris penulis merasa sangat terbantu dengan adanya
perkembangan teknologi informasi seperti yang telah disebutkan di atas, karena
image mata pelajaran bahasa Inggris yang sulit dan menakutkan perlahan-lahan
hilang.
KESIMPULAN
Pada era revolusi
industri 4.0 seperti sekarang ini, bahasa inggris sangat-sangat dibutuhkan juga
pada bidang teknologi informasi dan komunikasi. Seperti yang sudah dijelaskan
diatas, bahwa industri tanpa bahasa inggris bisa sulit bersaing dengan valuta
asing. Dan, pembelajaran teknologi tanpa bahasa inggris juga cenderung sulit
karena banyaknya istilah yang masih dan mungkin akan terus menggunakan bahasa
inggris. Paling tidak peran dasar bahasa inggris sangat dibutuhkan.
DAFTAR
PUSAKA
https://isknews.com/hadapi-industri-4-0-generasi-muda-diajak-kuasai-bahasa-inggris/
https://pustakaindonesia.org/yppi/2019/11/01/bahasa-inggris-saat-ini-dan-masa-depan/
https://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris
https://idcloudhost.com/mengenal-apa-itu-era-revolusi-industri-4-0-dampak-dan-mengatasinya/
http://eetsutiati.blogspot.com/2015/07/peran-teknologi-informasi-dalam.html
Comments
Post a Comment